BERITA VIRAL – Sebuah video yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong di lingkungan SD Negeri 6 Paruntu viral dan menghebohkan media sosial. Polisi tangkap pocong yang viral di Gedung SD
Rekaman tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Sebagai informasi, SD Negeri 6 Paruntu berlokasi di Jalan Bulu Bicara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.
Video berdurasi 34 detik itu menampilkan dua pemuda mengenakan pakaian hitam yang tampak memanjat pagar sekolah untuk melihat sosok seperti pocong.
Dalam video tersebut, sosok menyerupai pocong terlihat berdiri di pelataran teras sekolah.
Sementara itu, seorang pemuda lainnya merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggam sambil mengucapkan, “apa itu, astgafirullah astagfirullah,”.
Kemunculan video ini memicu spekulasi di kalangan warga. Tidak sedikit masyarakat yang menduga penampakan tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis atau makhluk gaib.
“Kalau dilihat videonya memang sangat nyata,” kata Wahyudi Kurniawan melansir Tribun.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepolisian Resor Sinjai memastikan bahwa peristiwa itu tidak benar adanya.
Kepala Seksi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santos, menegaskan bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa.
“Itu hanya settingan,” kata Iptu Agus pada wartawan di Kantornya Jl Bhayangkara, Sinjai Utara, Selasa (6/1/2025).
Iptu Agus ungkap pembuatan video itu terjadi pada Selasa 30 Desember 2025.
“Itu hanya iseng-iseng yang dilakukan oleh anak muda,” ujarnya.
Kata Iptu Agus, polisi sudah mengamankan pembuat video dan pemeran pocong. Mereka adalah Aj (18) dan NA (21).
AJ berperan menjadi pocong sedangkan NA yang merekam.
“Sudah kita amankan untuk di periksa selanjutnya pulang usai menyatakan sikap tidak mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.
Iptu Agus mengimbau masyarakat untuk tidak membuat konten sensitif yang dapat meresahkan masyarakat.
“Apabila membuat konten sensitif apalagi menyangkut keamanan tolong diakhir video dicantumkan ini hanya konten agar tidak berimbas,” ujarnya.





